Cara Menekan Mortalitas pada Bibit Lele
Halo sobat ikan! Kalau kamu seorang yang lagi pengin coba-coba ternak lele, kamu pasti pengin panennya mujur, kan? Mulai dari bibit harus diperhatikan dengan baik, supaya nanti bisa menekan angka kematian alias mortalitas bibit lele yang sering jadi tantangan. Nah, kali ini kita bakal ngobrol santai cara-cara ampuh buat ngurangin mortalitas bibit lele. Siap-siap, ya!
Awalnya kita mesti tahu dulu, kenapa sih bibit lele bisa gampang mati? Itu bisa karena beberapa faktor. Mulai dari kualitas air yang mbladus, pakan yang kurang cocok, stres karena pengiriman, sampai penyakit. Jadi, persiapan dari awal sampai penanganan selama budidaya butuh strategi yang apik, biar bibitnya pada selamet dan panen jadi sukses. Mumpung masih awal, mangga, kita pelajari gimana caranya!
1. Persiapan Kolam yang Maksimal
Pertama-tama, persiapan kolam itu penting banget, sob. Pastikan kolamnya bersih dan steril dari berbagai macam kuman atau bibit penyakit. Bisa banget pakai kaporit atau disinfektan lain yang aman buat kolam lele. Setelah itu, isi kolam dengan air bersih dan pastikan tingkat pH-nya pas, biasanya antara 6,5 sampai 8,5. Kalau pH-nya terlalu tinggi atau rendah, bisa bikin lele jadi stres, lho. Ini penting untuk menjaga bibit tetap sehat.
2. Pemilihan Bibit Berkualitas
Yuk mari soal bibit, pilih bibit yang sehat dan aktif. Hindari beli bibit yang kelihatan pucat atau lemah. Pastikan kamu memilih supplier yang terpercaya. Bibit yang bagus biasanya punya gerakan lincah, bebas luka dan tidak ada cacat. Jangan termakan harga murah, bisa jadi ada bibit cacat atau bukan dari penjual yang terjamin kualitasnya.
3. Pemberian Pakan yang Sesuai
Pakan lele juga harus diperhatikan, jangan asal-asalan ya. Gunakan pakan dengan kandungan gizi yang seimbang, seperti protein yang cukup tinggi untuk pertumbuhan optimal. Frekuensi pemberian pakan juga harus teratur. Kalau bibit lele kekenyangan juga bisa bikin mereka mudah sakit, lho.
4. Pengelolaan Kualitas Air
Kualitas air adalah kunci, gaes. Rutin ganti air, setidaknya seminggu sekali. Jaga sirkulasi air tetap baik dan hindari penumpukan pakan yang tidak termakan. Biasanya kalau air udah berbau enggak sedap, itu tandanya butuh perawatan lebih intens. Ya pokoknya tugas kita menjaga biar airnya tetep kinclong, lah.
5. Kontrol Kesehatan Bibit
Rajin-rajin ngecek kesehatan bibit. Kalau ada yang kelihatan kurang aktif, segera pisahkan buat diobservasi atau diobati. Menjaga kesehatan bibit sama seperti menjaga kesehatan kita, kudu telaten dan perhatian.
Sampai disini, udah siap, kan buat memulai ternak lele? Jangan lupa, kalau ada yang pengin jadi distributor atau beli bibit bisa hubungi rumahikanlele.com atau kontak langsung lewat WhatsApp di wa.me/6285735600626. Di Rumah Ikan Lele Madiun, setiap harinya panen hingga 10 ton dengan kualitas ekspor, melayani eceran maupun partai besar. Semoga sukses ternak lelenya, bosku!